Yuk Kenali BreakOut Sebagai Trik Trading Gold

Trading dalam jangka pendek mungkin bisa jadi salah satu pilihan bagi kamu untuk mendapatkan profit dalam kurun waktu yang cukup singkat. Jika kamu masuk kedalam tipe trader yang agresif, maka karakter kamu cocok dengan karakter para trader yang menggunakan metode jangka pendek. Untuk itu salah satu trading yang cocok untuk kamu coba adalah trading gold atau emas.

Pasalnya, trader yang menggunakan metode jangka pendek akan sedikit banyak melakukan open posisi tidak hanya pada satu titik, namun akan menaruh pada banyak titik untuk memaksimalkan profit yang di dapat. Namun perlu diketahui jika penggunaan metode ini akan membutuhkan waktu yang lama untuk menganalisis titik ke titik.

Teknik Strategi dala Trading Gold

Berikut adalah dua dari beberapa teknikal yang mungkin bisa anda terapkan dalam melakukan trading gold, antara lain yaitu Divergence strategy dan Breakout strategy. Keduanya memiliki kesamaan dalam pengaplikasian di timeframe 5 menit an. Jika anda anda trader yang ingin mencoba trading emas, maka kedua teknikal ini perlu untuk kamu coba pahami dan praktekkan demi mendapatkan profit yang konsisten.

  1. Breakout Strategy Dengan Menggunakan Trendline

Trik trading gold dengan memanfaatkan metode breakout banyak digunakan dan diimplementasikan oleh sebagian trader, pasalnya metode ini dapat membawa anda ke jalur profit konsisten melihat fluktuasi harga yang saat itu sedang trending. Trendline merupakan salah satu cara yang bisa dimanfaatkan trader untuk menjadi alat bantu analisis.

Baca Juga:  Cara Trading Saham Untuk Pemula Serta Rekomendasi Aplikasinya

Selain mudah digunakan, trendline bisa digunakan dengan sangat efektif untuk memberikan sinyal dari trading gold. Kamu bisa membaca itu dari chart yang sudah terbentuk, dan melihat titik resistance dan support. Hal itu sangat membantu anda sebagai pembatas untuk memberikan sinya ketika harga dari suatu emas menembus trendline.

Berikut adalah beberapa tahapan yang bisa kamu lakukan dalam menentukan strategi trendline:

  1. Menggambar Trendline

Dalam proses penggambaran tidak ada aturan yang baku atau syarat – syarat tertentu. Teknikal analisis satu ini memang digunakan dalam perspektif yang sangat subjektif. Kamu bisa saja menggabungkan beberapa titik dar high dan low dari sudut pandang yang kamu ketahui.

Seperti contoh kamu bisa untuk menentukan titik – titik tersebut dengan alat bantu MACD. Gambarkan swing hight pada puncak candle dan swing low berada pada titik terendah.

  1. Menentukan Entry Point

Pasca menentukan trendline, kamu bisa menentukan titik break harga yang terjadi dalam tren garis yang ada. Namun kamu perlu untuk menunggu konfirmasi dari candle dan ukuran candle saat harga mengarah ke trendline. Jika candle yang terbentuk semakin besar, maka peluang untuk profit juga semakin besar.

  1. Menentukan Titik Close

Setelah itu kamu bisa untuk mencari titik berhenti untuk loss dan take profit di titik yang kamu anggap posisi untung.

Baca Juga:  Trik Trading Quotex Yang Perlu Diketahui, Khususnya Bagi Pemula

Di dalam menentukan posisi stop loss, yang perlu kamu perhatikan adalah jarak stop loss dan level entry. Disisi lain kamu juga harus bisa memperhatikan ukuran candle konfirmasi yang terjadi di dalam pembacaan chart.

  1. BreakOut Strategy Dengan Menggunakan Price Pattern

Untuk menemukan peluang dari strategi breakout selanjutnya adalah penggunaan price pattern atau yang bisa kita lihat di chart yang terbentuk. Dengan menggunakan metode trading price pattern, pola segi tiga menjadi penanda bahwa breakout cukup bisa menjadi acuan. Pola harga yang sesungguhnya akan terjadi pada pola ini, yang bisa kamu lihat pada penurunan harga dari high dan low.

Sebagai contoh jika yang terjadi pada chart harga semakin turun kebawah adalah high harga, dengan demikian pola yang terjadi adalah segi tiga terbalik (desending triangle). Kondisi yang terjadi adalah dominasi buyer semakin melemah ketika seller mempertahankan posisi, dan yang terjadi adalah breakout harga menuju ke bawah.

Lalu bagaimana dengan prinsip asending triangle, kondisi asending triangle ini tertandai ketika harga low semakin kuat keatas, sementara disisi lain high memiliki kecenderungan stabil. Dalam kondisi tersebut membuktikan jika kekuatan seller akan melemah terhadap penekanan buyer, dan menjadi tanda jika breakout menuju ke atas.

Baca Juga:  Bantuan Dana Pedagang Kecil, Rp 3,5 Juta

Dan jika low dan high harga menunjukkan hasil yang melemah, segi tiga akan membentuk pola simetris yang dianggap sebagai indikasi breakout

Trik Trading Gold Dalam Hitungan Menit

Setelah melihat beberapa strategi teknikal diatas mungkin bisa menjadi opsi untuk diterapkan dan mengimplementasikan dari pola – pola tersebut. Namun disisi lain kamu juga harus mempertimbangkan beberapa kemumgkinan yang terjadi, antara lain:

  1. Trading gold jangka pendek mungkin dapat mendatangkan keuntungan yang lebih cepat, namun disisi lain resiko yang dialami juga cukup besar. Namun hal tersebut bisa diantisipasi dan ditekan dengan pengetahuan kamu mengenai teknikal analisis dan strategi yang bagus.
  2. Lakukan uji coba terlebih dahulu pada teknik – yang kamu kuasai sebelum menggunakan objek emas secara real

Itulah beberapa trik trading gold yang bisa saya share demi menjaga stabilisasi keuangan dan taktik yang bisa digunakan dalam ber trading menggunakan gold. Jika artikel ini bermanfaat silahkan share, agar saya lebih bersemangat dalam memberikan edukasi serta tips dan trik yang membantu kamu dalam dunia trading.