Tips Cerdas Mengelola Bisnis Dengan Aplikasi Keuangan Digital

Kecanggihan teknologi didukung dengan kecerdasan penggunanya merupakan sebuah kombinasi yang tepat untuk menjalankan bisnis di era digital saat ini. Bagaimana tidak, adanya aplikasi keuangan digital tentu saja membuat banyak orang lebih memilih menggunakan transaksi secara online ketimbang harus repot-repot ke luar rumah. Nyatanya, bisnis online menjadi maju pesat seiring masuknya berbagai teknologi terbaru.

Di antara teknologi yang digunakan untuk berbisnis adalah aplikasi digital. Dengan aplikasi tersebut, seorang pelaku bisnis tidak perlu mencari karyawan tambahan untuk mengatur bagian keuangan. Kelebihan menggunakan aplikasi ketimbang membayar karyawan adalah pengelolaanya yang lebih cepat, bisa digunakan 24 jam, transparan, dan lebih menghemat biaya pengeluaran. Namun, tetap saja penggunaan aplikasi tidak bisa menggantikan fungsi otak manusia untuk memberikan saran.

Bisnis yang Cocok Dengan Aplikasi Keuangan Digital

Bisnis di era pandemi bagi sebagian orang mulai mengalami adanya kesulitan. Banyak yang diberhentikan dari perusahaan, banyak pula perusahaan yang gulung tikar. Terutama perusahaan-perusahaan kecil yang belum lama berdiri dan juga perusahaan yang menjalankan bisnis di dekat area wisata. Nah, dengan begitu, banyak orang berinisiatif untuk mencari pemasukan sehari-hari dengan berjualan online, termasuk dengan menjual paket data dan pulsa.

Memang, penjualan pulsa tidak menghasilkan untung yang begitu besar. Akan tetapi, jika dikembangkan dan dikelola dengan baik, bukan tidak mungkin bisnis tersebut dapat membuat anda bersaing dengan bisnis besar. Pengelolaan jual pulsa sebagai sampingan dengan aplikasi keuangan digital tentunya akan memudahkan pengelolaan tersebut, jadi, yang perlu anda lakukan hanyalah fokus mengembangkan bisnis.

Baca Juga:  Ibu Hamil dan Balita Dapat Bantuan Dana Sosial (Bansos) Rp 6 Juta Cek Dan Daftar Disini

Di antara bisnis yang berjalan di masa pandemi selain berjualan pulsa dan paket data seluler adalah berbisnis di dunia website internet. Bagi anda yang sudah sering berkecimpung di bidang website, tentunya sudah tidak asing lagi dengan aplikasi keuangan digital. Menjalankan bisnis sebagai pengolah atau pembuat website memang bukan perkara mudah. Harus memiliki pengalaman yang sangat banyak di bidang tersebut.

Sebanding dengan tingkat kesulitannya, menjadi penyedia jasa pembuatan website atau penulis artikel bisa menghasilkan keuntungan banyak dalam sehari. Jika anda merupakan seseorang yang hobi menulis, anda bisa menggunakan keterampilan tersebut untuk membuat artikel bagi penyedia web. Lalu apa hubunganya dengan aplikasi keuangan digital? Hubungannya sangatlah erat, yakni untuk mencatat pembayaran dari klien setiap saat.

Bisnis ketiga yang bisa anda lakukan sebagai sampingan dengan bantuan aplikasi keuangan digital adalah bergabung dengan perusahaan marketplace. Ada banyak jenis marketplace yang bisa anda ikuti. Seperti Shopee, Lazada, Tokopedia, dan banyak lagi marketplace lainnya. Seseorang bisa memproduksi sesuatu yang biasa ia jual di toko, namun dengan adanya pembatasan dari pemerintah, mereka bisa menjualnya di marketplace.

Baca Juga:  Bantuan Dana Pedagang Kecil, Rp 3,5 Juta

Penjualan di marketplace bisa dibilang lebih mudah dan dapat terjual di pasar yang lebih luas. Jangkauan penjualan yang ada di marketplace jelas lebih besar, untuk itu, jika produksi semakin banyak dan permintaan semakin membanjir, tentu saja anda membutuhkan aplikasi keuangan digital untuk mengatur pengeluaran modal, pemasukan serta penghasilan bersih yang bisa anda peroleh dalam satu hari bekerja. Lumayan mengasyikan bukan?

4 Aplikasi yang Direkomendasikan

Untuk mengelola bisnis dengan skala mikro seperti berjualan pulsa dan toko kelontong, anda bisa mengunduh aplikasi keuangan digital Buku Warung yang ada di playstore atau appstore. Aplikasi ini dirancang khusus untuk berbagai transaksi dan pencatatan secara mudah. Anda cukup mendaftarkan diri dengan nomor ponsel yang anda miliki, kemudian mengisi formulir bisnis yang anda kelola.

Rekomendasi kedua adalah Mekari. Ia bukanlah aplikasi keuangan digital yang bisa dioperasikan secara cepat di android, melainkan software yang anda bisa instal di komputer dengan fitur berbayar. Namun, dengan software ini, anda tidak perlu mondar-mandir melakukan pengecekan pada perusahaan yang anda kelola. Dengan software tersebut, anda bisa mengelola gaji, absen, dan data karyawan secara otomatis.

Baca Juga:  Cara Dapat Kuota Gratis Indosat, Telkomsel, hingga XL: Bantuan Internet Kemdikbud

Ketiga, ada aplikasi lunasbos yang secara fungsinya mirip dengan aplikasi keuangan digital Buku Warung. Ia sangat cocok digunakan oleh pebisnis mikro yang tidak membayar karyawan. Aplikasi tersebut akan membantu anda bermitra dengan penyedia barang, pencatatan keuangan, pajak dan sebagainya. Transaksi secara digital juga didukung melalui aplikasi ini. Selain itu, anda juga bisa melakukan penagihan dengan mudah.

Terakhir, ada aplikasi keuangan digital dengan nama Monefy. Apa itu monefy? Ia adalah aplikasi pencatatan keuangan untuk usaha anda yang sedang berkembang. Dengan menggunakan monefy secara kontinyu, anda dapat melihat perkembangan bisnis anda secara rinci tanpa repot-repot melakukan penghitungan secara manual.

Setelahnya, anda bisa menghemat waktu dan lebih fokus mengembangkan bisnis yang sedang anda kelola. Nah, demikian penjelasan tentang tips menggunakan aplikasi keuangan digital, semoga bermanfaat.