Macam Investasi Jangka Panjang yang Paling Menghasilkan Cuan

Investasi jangka panjang merupakan salah satu bentuk investasi atau penanaman modal dalam jangka waktu yang lama. Biasanya orang-orang memilih investasi jenis ini untuk simpanan di masa mendatang sebab keuntungan maksimalnya bisa dinikmati setelah beberapa tahun kemudian. jika ingin berinvestasi, pilih produk yang tepat sehingga bisa memberikan keuntungan menjanjikan.

Beberapa Macam Investasi Jangka Panjang

Apabila ingin berinvestasi dalam jangka waktu yang lama, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah mengenal macam-macamnya terlebih dahulu. Pasalnya saat ini ada begitu banyak produk investasi yang bisa memberikan keuntungan dalam jangka panjang. Jika Anda pemula, kenali dulu apa saja produk investasi yang bisa dicoba untuk mendapatkan kekayaan. Berikut penjelasannya:

  1. Reksa Dana

Reksa Dana adalah salah satu contoh investasi dalam jangka panjang yang bisa dijadikan pilihan saat ini. Keuntungan dari investasi ini dapat memakismalkan bunga yang muncul atau efek compounding dari dana tambahan. Selain itu, Reksa Dana juga minim risiko dan dapat memenuhi kebutuhan jangka panjang misalnya pendidikan anak atau pensiun.

Reksa Dana ada yang jangka pendek dan jangka lama. Jika ingin berinvestasi untuk waktu lama, pilihlah reksa dana saham dengan waktu lima tahun atau campuran selama tiga sampai lima tahun. Investasi reksa dana lebih mudah sebab ada manajer investasi di dalamnya yang bisa membantu mengelola modal Anda dan menempatkannya pada instrumen yang tepat.

  1. Saham
Baca Juga:  Cara download Apk kamera Tembus Pandang Pada Android

Saham adalah investasi lainnya yang banyak diminati karena bisa memberikan profit atau keuntungan kepada orang-orang. Investasi jenis ini bahkan dinilai memiliki keuntungan paling besar jika dibandingkan jenis investasi yang lain. Tapi meski profitnya besar, risiko kerugian dari investasi saham juga besar.

Maka dari itu, apabila ingin memilih investasi ini, Anda harus meneliti kapitalisasi yang ada pada pasar perusahaan, melihat laporan kinerjanya, belajar analisis baik fundamental maupun teknikal, disiplin membeli pada periode waktu tertentu dan sebagainya. Jadi ada banyak hal yang mesti diperhatikan ketika memilih instrumen investasi yang satu ini.

  1. Obligasi

Obligasi merupakan surat utang jangka panjang yang banyak dipilih masyarakat saat ingin berinvestasi. Obligasi diterbitkan oleh pemerintah atau perusahaan dengan nominal dan jatuh tempo tertentu mulai dari 1 hingga 10 tahun. Meskipun ada waktu jatuh temponya, Nada tidak perlu memegang obligasi sebab tidak akan bisa diperjual belikan sampai jatuh tempi.

Ada banyak jenis obligasi yang bisa Anda pilih seperti obligasi korporasi, SUN atau Surat Utang Negara, Sukuk Korporasi, SBSN hingga Efek Beragun Aset. Obligasi dinilai lebih aman apalagi jika produk yang dipilih adalah obligasi pemerintah. Karena pemerintah adalah pihak yang berwenang dalam mencetak uang maupun membebankan pajak.

  1. Emas
Baca Juga:  Cara Dapat Kuota Gratis Indosat, Telkomsel, hingga XL: Bantuan Internet Kemdikbud

Emas merupakan instrumen investasi yang sudah populer sejak lama. Bahkan sampai saat ini, banyak orang memilih berinvestasi emas untuk mendapatkan keuntungan dalam jangka panjang. Emas memiliki harga yang cenderung stabil dan akan terus meningkat di setiap tahunnya dikarenakan inflasi yang terjadi.

Jika terjadi inflasi, semua akan menurun tapi harga pada emas tidak akan turun terlalu jauh. Bukan hanya itu saja, tingkat likuiditas emas sangat tinggi. Anda bisa dapatkan keuntungan yang besar ketika menjualnya disaat harga emas sedang tinggi. Jadi apabila punya uang berlebih yang ingin diinvestasikan, emas bisa menjadi pilihan yang pas.

  1. Properti

Properti adalah investasi yang dikenal sangat menguntungkan. Semua orang sepertinya sepakat jika investasi properti tidak akan pernah mati. Harga bangunan dan tanah akan terus meningkat di setiap tahun. Tapi untuk bisa terjun ke dunia investasi properti, Anda butuh modal yang sangat besar.

Meski demikian, Anda bisa membelinya melalui KPR atau Kredit Kepemilikan Rumah. Di masa KPR nanti, tidak ada salahnya menyewakan rumah tersebut supaya bisa mendapatkan keuntungan di setiap bulannya. Jika ingin menyewa per tahun juga bisa. Karena saat ini sudah banyak penyewa yang memilih tahunan supaya mendapatkan harga yang lebih murah.

  1. Tabungan Berjangka
Baca Juga:  Bantuan UKT Rp 2,4 Juta Kemendikbud Ristek

Masyarakat Indonesia memang belum begitu mengenal investasi jenis yang satu ini. Padahal sebenarnya tabungan berjangka menawarkan profit besar kepada investor yang memilih berinvestasi di jenis ini. Tabungan berjangka memaksa Anda untuk rutin menabung hingga dalam waktu yang sudah disepakati sebelumnya.

Bunga yang ada di tabungan berjangka jauh lebih tinggi jika dibandingkan dengan tabungan pada umumnya. Tapi sayangnya, dana dalam tabungan berjangka tidak bisa dicairkan sesuai dengan keinginan investor. Karena investor bisa mencairkan dana di tabungannya di waktu tertentu atau setelah jatuh tempo.

Demikianlah penjelasan mengenai apa itu investasi jangka panjang dan macam-macamnya. Jika ingin mendapatkan keuntungan besar, invetasi adalah cara terbaik yang bisa Anda lakukan saat ini. Pelajari jenis-jenis investasi yang ada kemudian pilih salah satu yang dianggap terbaik.