Keunggulan Investasi Bibit Dan Panduan Caranya Buat Pemula

Investasi Bibit kini banyak dilakukan masyarakat Indonesia yang ingin mendapatkan keuntungan. Bibit adalah platform marketplace yang bisa digunakan masyarakat Indonesia jika ingin membeli reksadana. Ada banyak fitur di aplikasi Bibit yang bisa digunakan. Fitur-fiturnya juga mudah dipahami sehingga bagi investor pemula sangat cocok untuk mencoba platform ini.

Keunggulan Investasi Bibit

Bibit merupakan sebuah teknologi investasi dengan banyak fitur reksadana di dalamnya. Para investor terutama pemula bisa gunakan berbagai fitur yang ada untuk memudahkan mereka pada saat berinvestasi. Misalnya saja Robo advisor yang fungsinya adalah merekomendasikan beli reksadana berdasarkan profil nasabah.

Selain itu, beli reksadana di Bibit juga sangat mudah. Semuanya bisa dilakukan secara online. Calon investor juga bisa berkonsultasi secara gratis melalui platform ini. Jika ingin melakukan pembayaran, Anda bisa gunakan e-wallet seperti Gopay dan Link Aja.

Dengan menyediakan fitur-fitur menarik, tak heran jika Bibit mendapatkan banyak peminat di Indonesia. Kebanyakan investor pemula akan langsung memilih platform ini berkat fitur dan berbagai kelebihan yang ada di dalamnya. Apalagi dengan keuntungannya yang menarik membuat masyarakat kian tertarik untuk menggunakan Bibit sebagai pilihan berinvestasi yang paling tepat.

Cara Investasi di Bibit

Nah, jika Anda salah seorang yang tertarik untuk berinvestasi di Bibit, selain mengenal keunggulan yang ditawarkan, ketahui juga langkah-langkah memulai investasi. Berikut diantaranya:

  1. Mengunduh Aplikasi
Baca Juga:  Mengenal Jenis-Jenis Saham Dan Keuntungan yang Didapatkan

Untuk memulai investasi di Bibit, tentu aplikasinya harus diunduh dulu melalui Google Play Store atau Play Store. Anda bisa dapatkan aplikasi secara cepat apabila memiliki perangkat dan jaringan internet yang memadai. Jika ada teman yang sudah menggunakan aplikasi ini, mintalah kode referralnya supaya Anda bisa dapatkan cashback dari Bibit.

Biasanya Bibit akan memberikan cashback kepada pengguna baru yang memasukkan kode referrl saat mendaftar sebesar 50 hingga 100 ribu rupiah. Saat ini Bibit memudahkan para pengguna yang ingin berinvestasi minimal 100 ribu rupiah untuk bisa mendapatkan cashback sebesar 25 ribu rupiah.

  1. Cek Email

Setelah mendaftar di aplikasi Bibit, Anda harus mengecek email yang sudah didaftarkan sebelumnya. Lakukan verifikasi dan dapatkan nomor SID. Untuk bisa menggunakan aplikasi ini, para investor harus membeli reksadana terlebih dahulu secara online.

Sebenarnya semua proses investasi sudah dilakukan secara online bahkan sejak awal atau pada saat pendaftaran dilakukan. Jika ingin berinvestasi, silahkan pilih salah satu dari tiga jenis Reksadana yakni pasar uang, reksadana sama dan obligasi. Pilihlah jenis Reksadana setelah mengetahui profil risikonya.

  1. Membeli Reksadana
Baca Juga:  Bantuan Modal Kerja Bisnis dan Usaha Kecil Menengah 2022

Jika sudah mengetahui jenis Reksadana yang akan dipilih, selanjutnya Anda harus membelinya melalui beberapa metode pembayaran yaitu transfer bank dan pembayaran via go-pay. Sebaiknya gunakan metode pembayaran yang kedua yaitu go-pay agar transaksi lebih praktis dan jarang ada kendala saat transfer dilakukan.

Tidak Cuma itu saja, pembelian reksadana melalui go-pay bisa dilakukan kapan saja. Karena go-pay tidak memiliki layanan online dan offline seperti bank. Keunggulan lainnya adalah go-pay tidak memiliki biaya transfer seperti bank. Jadi opsi pembayaran ini bisa dipilih jika ingin lebih mudah dan praktis.

Cara Mencairkan Reksadana di Bibit

Sesudah mengetahui cara berinvestasi, hal selanjutnya adalah bagaimana caranya supaya reksadana dapat segera dicairkan. Karena pastinya semua yang berinvestasi ingin melakukan pencairan dana untuk bisa mendapatkan keunutngan. Proses pencairan investasi di Bibit sendiri memerlukan waktu 3 hari. Berikut langkah-langkah yang perlu dilakukan:

  1. Buka halaman portofolio.
  2. Jual random Reksadana
  3. Pilih Jual
  4. Lakukan penjualan dengan memakai metode persentase atau berdasarkan jumlah nilai uangnya.
  5. Lamanya pencarian tercantum pada informasi pencairan.
  6. Sesudah proses pencairan, sistem nantinya langsung mengirim ke rekening pribadi yang sudah didaftarkan sebelumnya pada aplikasi.
Baca Juga:  Pengertian Investasi Jangka Pendek Beserta Contohnya

Catatan

Perlu diingat, setiap jenis reksadana tentu memiliki proses pencairan yang bervariasi. Jika Anda memilih Reksadana pasar uang misalnya. Waktu pencairan yang dibutuhkan adalah 3 hari. Tapi berbeda dengan jenis Reksadana yang lain biasanya membtuhkan waktu 4 hingga 5 hari. Jika Anda pintar dalam memilih jenis Reksadana, pasti produk yang didapatkan sesuai keinginan.

Apabila muncul pengetahuan “order jual berhasil”  tetapi belum ada dana yang masuk ke rekening, tidak perlu panik. Hanya perlu menunggu selama 7 hari jam kerja jadi tidak termasuk hari libur. Karena biasanya Bibit akan melakukan pencairan dana dengan proses yang mudah dan singkat.

Investasi Bibit adalah salah satu pilihan terbaik untuk berinvestasi di masa dengan teknologi canggih seperti sekarang ini. Karena bibit adalah aplikasi yang tujuannya membantu semua masyarakat di Indonesia supaya bisa lebih maju berkat adanya investasi. Hanya satu kali klik saja, semuanya bisa beres. Anda juga bisa berinvestasi dengan melihat level resikonya.