Jenis Investasi Jangka Pendek yang Layak Dicoba Pemula

Investasi apabila dilihat dari periode atau waktunya maka dapat dibagi menjadi investasi jangka pendek dan panjang. Bila Anda ingin berinvestasi dan ingin segera merasakan manfaatnya maka disarankan untuk mencoba investasi jangka pendek.

Akan tetapi tentunya kedua jenis investasi tersebut mempunyai kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Namun bila kita mempunyai pengetahuan yang cukup dan menentukan strategi yang tepat maka resiko kerugian bisa kita minimalisir. Selain itu bagi para pemula dengan modal kecil, investasi jangka pendek sering dijadikan pilihan untuk mengumpulkan modal guna memainkan instrumen investasi lainnya.

Namun sebelum mencobanya, ada baiknya Anda tahu lebih dulu apa itu investasi jangka pendek, tujuan hingga jenisnya? Hal ini penting agar Anda bisa menentukan jenis investasi seperti apa yang sesuai dengan kondisi finansial Anda.

Mengenal Investasi Jangka Pendek dan Tujuannya

Sesuai dengan namanya, jenis investasi jangka pendek mengharuskan investor menyetorkan dana mereka untuk dikelola dalam waktu atau periode yang singkat. Tujuan utamanya tentu adalah untuk bisa segera mendapatkan keuntungan dalam waktu yang relatif cepat. Periode dalam investasi jangka pendek bisa dirasakan manfaatnya paling tidak selama setahun.

Umumnya modal yang disetorkan oleh investor akan dialokasikan pada instrumen investasi yang mudah untuk diperjual belikan maupun dicairkan. Karenanya jenis investasi jangka pendek mempunyai tingkat resiko yang sangat cocok untuk pemula. Disamping itu keuntungan yang didapatkan juga tidak kalah dengan investasi jangka panjang.

Baca Juga:  Cara Investasi Bibit Dengan Mudah dan Cocok Untuk Pemula

Investasi jangka pendek juga mempunyai tujuan utamanya tersendiri. Selain memperolah keuntungan dalam waktu yang relatif singkat, berikut beberapa tujuan utama dari investasi jangka pendek :

  • Sebagai bekal pengalaman berinvestasi untuk para investor pemula.
  • Digunakan sebagai tambahan pemasukan dengan waktu yang relatif singkat.
  • Untuk menambah modal bagi pengusaha dalam waktu singkat.
  • Dijadikan sebagai passive income bagi para pemula.

Beberapa Jenis Investasi Jangka Pendek yang Menguntungkan

Ada beberapa jenis investasi jangka pendek yang sangat direkomendasikan untuk para pemula. Beberapa jenis investasi jangka pendek tersebut yaitu :

  1. Deposito

Jenis pertama yang direkomendasikan adalah deposito yang merupakan produk tabungan dari bank dimana nasabah dapat menyetorkan dana serta mencairkannya dengan waktu yang relatif singkat. Deposito umumnya mempunyai periode mulai dari 1 hingga 6 bulan maupun 1 – 2 tahun.

Meski begitu dana Anda hanya bisa ditarik bila sudah masuk waktu yang ditentukan dan tidak dapat ditarik sewaktu-waktu. Lembaga Penjamin Simpanan sendiri mengawasi jenis investasi yang satu ini dengan jaminan simpanan yang bisa mencapai 2 miliar. Dengan suku bunga yang cukup tinggi membuat banyak investor baik pemula maupun tingkat lanjut yang menggandrunginya.

  1. Reksa Dana
Baca Juga:  Pengertian Investasi Jangka Pendek Beserta Contohnya

Pada jenis investasi ini dana yang Anda setorkan kemudian akan dikelola oleh manajer investasi untuk mendapatkan keuntungan. Keunggulannya adalah Anda tidak perlu memikirkan bagaumana cara mengelola dana tersebut maupun stateginya. Reksadana pasar uang merupakan jenis reksadana jangka pendek dengan periode yang cukup singkat yaitu 1 tahun dengan tingkat resiko yang rendah.

  1. Surat Utang Negara

Selanjutnya ada SUN atau Surat Utang Negara yang merupakan sebuah surat pernyataan hutang dimana penerbitnya adalah dari pihak negara. Karena negara sendiri yang menerbitkannya, maka jenis investasi ini telah terjamin keamanannya. Selain aman tentunya SUN juga memberikan keuntungan dari bunga pinjaman dengan jangka waktu tertentu.

Keunggulan lainnya adalah modal yang diperlukan juga cukup kecil dimana Anda bisa mulai berinvestasi dengan modal 1 juta rupiah. Disini dana yang kita setorkan akan digunakan negara untuk mengelola pembangunan maupun kebutuhan negara. Setelah memperoleh keuntungan maka profit untuk investor diberikan dalam bentuk bunga. Suku dan obligasi sendiri juga merupakan jenis produk lain dari SUN.

  1. Fintech

Jenis investasi Fintech P2P atau Peer to Peer Lending merupakan produk investasi terbaru. Disini dana yang Anda setorkan pada perusahaan fintech akan digunakan unruk permodalan usaha seperti UMKM. Keuntungan yang diberikan adalah dalam bentuk bunga dengan besaran tertentu dengan periode tertentu yang dapat dipilih.

Baca Juga:  Daftar Aplikasi Saham Terbaik

Namun periode ini umumnya tergolong singkat karena dimulai dari 6 bulanan hingga 2 tahun. Bahkan disini Anda sudah bisa berinvestasi mulai dari 100 ribu rupiah saja. Pastikan Anda memilih perusahaan fintech yang telah terdaftar dan diawasi OJK untuk meminimalisir resikonya.

  1. Saham

Jenis investasi saham tentunya sudah bukan hal asing lagi, saham sendiri merupakan surat berharga yang menjadi bukti kepemilikan atas suatu aset. Meskipun saham sendiri dikenal sebagai investasi jangka panjang, namun ada jenis saham yang bisa dijadikan investasi jangka pendek.

Saham jangka pendek ini menggunakan sistem trading dimana profit bisa dihasilkan dalam hitungan hari bahkan jam. Akan tetapi saham juga mempunyai tingkat resiko yang sama tingginya sehingga menuntut para investor mempunyai pengetahuan yang cukup dalam mengelola dan menentikan strateginya.