Ibu Hamil dan Balita Dapat Bantuan Dana Sosial (Bansos) Rp 6 Juta Cek Dan Daftar Disini

Bantuan Langsung Tunai atau yang sering disebut BLT merupakan salah satu program sosial dari pemerintah berupa pemberian dana bantuan sosial secara tunai. Kini program tersebut kembali digulirkan dengan penambahan kuota penerimanya yang kali ini dana Bansos tersebut menyasar para ibu hamil dan balita.

Persyaratan Penerima Bansos Ibu Hamil

Dana bantuan sosial ini merujuk pada salah satu program pemerintah lainnya yaitu PKH atau Program Keluarga Harapan. Nantinya ibu hamil dan balita yang keluarganya terdaftar pada program tersebut bisa mendapatkan dana bansos sebesar 6 juta rupiah.

Besaran dana ini merupakan bantuan total selama 1 tahun dimana rinciannya adalah untuk ibu hamil diberikan bantuan senilai 3 juta rupiah sedangkan balita juga 3 juta rupiah. Khusus untuk balita sendiri disasarkan pada mereka yang berusia mulai dari 0 tahun hingga 6 tahun.

Adapun persyaratan administrasi bagi ibu hamil yang boleh mendapatkan dana Bansos tersebut adalah sebagai berikut :

  • Penerima yang dalam hal ini adalah ibu hamil diharuskan mempunyai KPS atau Kartu Perlindungan Sosial.
  • Adapun bila penerima belum mempunyai KPS maka bisa segera dilakukan pengurusan, penerima bisa mengajukan permohonan kepada ketua RT setempat yang selanjutnya akan diteruskan ke kelurahan.
  • Setelah penerima dirasa layak maka permohonan tersebut akan diteruskan lagi ke Tenaga Kesejahteraan Sosial di tingkat selanjutnya atau Kecamatan.
  • Setelah penerima mempunyai KPS maka otomatis ia juga akan terdaftar dalam program PKH sekaligus mendapatkan dana bansos tersebut senilai 3 juta rupiah untuk 1 tahun.
Baca Juga:  Daftar Aplikasi Saham Terbaik

Selain dana sosial, ibu hamil disini juga akan mendapatkan bantuan lainnya berupa suplemen vitamin duna menjaga ibu dan janinnya tetap sehat. Selain beberapa persyaratan administrasi tersebut, ibu hamil penerima bantuan juga diharuskan memenuhi beberapa persyaratan lainnya seperti :

  • Penerima diharuskan melakukan pemeriksaan rutin akan kehamilannya selama 4 kali pada fasilitas kesehatan setempat.
  • Ketika ibu hamil akan melahirkan maka diharuskan mendapatkan pertolongan dari fakes tersebut.
  • Setelah melahirkan dan memasuki masa nifas maka ibu harus melakukan pemeriksaan dan mendapatkan layanan KB selepas melahirkan.

Sejak tahun 2007 lalu pemerintah telah meluncurkan Program Keluarga Harapan guna mempercepat penanggulangan kemiskinan di Indonesia. Pemberian dana bantuan sosial ini memang dikhususkan untuk keluarga miskin untuk menerima manfaat program tersebut melalui Kelompok Penerima Manfaat. Dana bantuan yang diberikan secara tunai ini besarannya bisa berbeda-beda antar KPM.

Melalui program ini diharapkan ibu hamil dan balita bisa mendapatkan pelayanan kesehatan dan pendidikan yang ada di sekitarnya. Bila Anda dirasa layak mendapatkan bantuan tersebut bisa segera mendaftarkan diri baik secara online maupun offline.

Baca Juga:  Mengenal Investasi Jangka Pendek: Jenis-Jenis dan Tips untuk Pemula

Cara mendapatkan Bansos Secara Offline

Adapun cara pendaftaran program bantuan tersebut secara offline atau langsung adalah sebagai berikut :

  1. Peserta wajib menyiapkan berkas seperti KK atau Kartu Keluarga dan KTP atau Kartu Tanda Penduduk.
  2. Peserta datang langsung ke kantor desa maupun kelurahan setempat untuk mendaftarkan diri.
  3. Kemudian pemerintah desa akan melakukan pembahasan terkait kondisi peserta apakah memang layak masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial Kemensos. Hasil ini akan ditampilkan padaa berita acara dan selanjutnya kepada desa atau lurah akan menandatanganinya.
  4. Dari berita acara ini akan dilakukan kunjungan langsung dari Dinas Sosial ke rumah peserta guna proses verifikasi dan validasi data.
  5. Apabila layak maka data peserta akan diinputkan oleh operator desa maupun kecamatan ke dalam Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial, untuk selanjutnya diproses oleh Dinsos guna diverifikasi dan validasi.
  6. Hasil verifikasi dan validasi oleh Bupati ini kemudian akan diteruskan ke Gubernur untuk disahkan dan dilanjutkan ke Menteri.
  7. Setelah semua data lengkap maka Himbara atau Himpunan Bank Milik Negara, kelurahan hingga kantor wali kota bisa segera melakukan pemrosesan.

Cara Mendapatkan Bansos Secara Online

Selain cara offline kita juga bisa mendaftarkan diri secara online dengan cara berikut :

  1. Pertama Anda harus mempunyai aplikasi Cek Bansos yang bisa Anda download dan install melalui playstore.
  2. Lakukan registrasi lebih dulu untuk mempunyai akun. Pastikan dokumen seperti KK dan KTP sudah disiapkan lebih dulu.
  3. Pilih menu ‘Daftar Usulan’ untuk mendaftarkan diri, keluarga maupun masyarakat lainnya yang menurut Anda layak.
  4. Selanjutnya Anda bisa memilih Bansos PKH maka data yang diusulkan akan dilakukan verifikasi lebih dulu.
Baca Juga:  Memaksimalkan Pengelolaan Bahan Pangan Dengan Food Preparation

Setelah selesai maka kita juga harus melakukan pengecekan secara rutin dengan cara :

  1. Buka browser dan masukkan alamat https://cekbansos.kemensos.go.id yang merupakan website resminya.
  2. Nantinya akan muncul kolom mulai dari Provinsi hingga Kelurahan yang wajib Anda isi.
  3. Selanjutnya inputkan nama peserta berdasarkan data di KTP.
  4. Masukkan kode keamanan berupa 4 huruf yang ada pada kotak kode.
  5. Setelah semua benar maka klik tombol ‘Cari Data’ dan bila peserta sudah terdaftar maka pencairan bisa dilakukan melalui Himbara.