Cara Trading Saham Untuk Pemula Serta Rekomendasi Aplikasinya

Aktivitas trading di jaman seperti sekarang ini sudah lebih mudah kita lakukan karena bisa dilakukan secara online, termasuk trading saham. Dengan hadirnya aplikasi trading membuat banyak trader pemula yang terbantu dalam melakukan trading.

Meskipun sudah lebih mudah dilakukan, namun hal ini tidak mengesampingkan bahwa seorang trader harus mempunyai pengetahuan yang cukup. Jangan sampai karena kurangnya pengetahuan justru membuat Anda merugi karena salah dalam menganalisa.

Penjelasan Singkat Mengenai Trading Saham

Saham sendiri merupakan bukti kepemilikan atas sebuah perusahaan maupun perseoran terbatas dalam bentuk surat. Sehingga trading saham merupakan sebuah akvitas yang memperjual belikan saham tersebut.

Trading saham bertujuan untuk mendapatkan keuntungan dalam jangka waktu yang relatif singkat sehingga sangat bergantung pada fluktuasi harga pasar. Dalam trading saham Anda dituntut untuk lebih aktif dalam memantau perubahan harga dibandingkan pada investasi saham.

Sering kali keduanya dianggap sama padahal terdapat perbedaan yang cukup fundamental. Lantas apa saja yang membedakan keduanya? Berikut perbedaan antara investasi dan trading saham beserta penjelasannya :

  • Prinsip dasar atau fundamentalnya

Dalam melakukan investasi saham, seorang investor cenderung memegang prinsip buy and hold atau beli dan tahan. Sebab investasi saham memang bertujuan untuk menanamkan modal pada saham sebuah perusahaan untuk jangka waktu yang lama. Disini faktor seperti fluktuasi harga saham di pasaran hariannya tidak terlalu diperhatikan atau berpengaruh.

Baca Juga:  Kupas Tuntas Isu Penipuan Trading Binomo, Aplikasi Trading Dari Afrika Timur

Berbeda dengan trading saham yang menggunakan prinsip buy and sell atau beli dan jual. Disini seorang trader akan membeli saham pada kisaran harga tertentu kemudian dalam jangka waktu yang relatif singkat akan dijual kembali. Bila harga saham sudah mencapai angka yang ditargetkan maka trader akan menjual saham yang dimilikinya.

  • Resiko

Dari sisi resiko, trading saham mempunyai resiko lebih tinggi dibandingkan investasi saham. Dalam investasi saham seorang investor akan melakukan analisis mendalam tentang perusahaan guna meminimalisir resiko. Sedangkan pada trading saham, trader hanya mempertimbangkan saham yang berpotensi mengalami fluktuasi harga yang cukup tinggi.

  • Analisis

Karena investasi saham digunakan untuk jangka panjang maka investor akan lebih menekankan pada analisis fundamental perusahaan. Mereka akan menganalisis perusahaan mulai dari laporan keuangan hingga kinerjanya sebagai acuan. Sedangkan trading saham lebih menekankan pada analisis teknikal dalam memantau harga saham karena digunakan untuk jangka waktu yang relatif singkat.

Cara Trading Saham yang Aman Untuk Pemula Serta Rekomendasi Aplikasinya

Setiap orang tentunya mempunyai caranya tersendiri dalam melakukan trading saham tergantung dari mana ia belajar. Akan tetapi beberapa cara berikut bisa Anda gunakan dalam bermain trading saham secara umum :

  • Dilakukan dengan sabar

Apapun cara trading saham yang Anda lakukan tentulah harus dilakukan dengan penuh kesabaran. Terlebih lagi untuk pemula yang menggunakan modal kecil. Bersabarlah dalam melakukan pembelian dan penjualan saham agar mendapat keuntungan maksimal, hal ini juga berlaku untuk mereka yang bermodal cukup besar maupun yang lebih ahli.

  • Tentukan periodenya
Baca Juga:  Apa itu Robot Trading DNA Pro? Anda Wajib Tahu!

Trading saham sendiri bisa dilakukan dalam periode atau jangka waktu panjang dan pendek, pilih periode yang sesuai dengan kemampuan finansial Anda. Bila Anda ingin mendapat profit lebih cepat maka pilihlah periode singkat, namun dengan tingkat resiko yang lebih besar. Sedangkan periode yang lama dapat meminimalkan resiko namun peluang profitnya juga lebih lama.

  • Pilih indeks saham yang sesuai

Pada BEI atau Bursa Efek Indonesia ada 22 jenis indeks saham yang harus Anda ketahui. Bila Anda masih seorang pemula bisa memilih IDX30 yang merupakan 30 saham dengan likuiditas tinggi dengan dukungan dari perusahaan yang berkualitas.

  • Tentukan sekuritas yang sesuai

Sekuritas dengan persentase biaya rendah seperti 0,20% dari keseluruhan pembelian saham bisa memaksimalkan keuntungan Anda. Jadi dalam bermain saham, pemilihan sekuritas juga harus Anda perhatikan.

Rekomendasi Aplikasi Trading Saham Terpercaya

Dalam bermain saham kini kita bisa melakukannya melalui sebuah aplikasi secara online. Namun pastikan aplikasi yang digunakan aman dan terpercaya seperti beberapa aplikasi berikut :

  • Ajaib

Aplikasi ini sudah cukup populer karena telah digunakan oleh lebih dari 1 juta pengguna. Keunggulan dari Ajaib adalah bisa merekomendasikan saham apa yang paling sesuai dengan kondisi finansial Anda untuk menghasilkan profit.

  • IPOT
Baca Juga:  Bantuan PPKM hingga Rp3 Juta per KK, Cara Ambilnya di BRI dan Mandiri

Aplikasi yang satu ini mempunyai fitur Fund Evaluator dan Robo Trading yang dapat menawarkan strategi trading saham untuk penggunanya. Sehingga Anda dapat memperjual belikan saham dengan harga yang sudah ditentukan sebelumnya.

  • Bibit

Aplikasi yang satu ini menawarkan investasi mulai dengan modal kecil yaitu 10 ribu rupiah saja. Dengan modal tersebut Anda sudah bisa melakukan investasi pada aplikasi ini. Selain itu Bibit juga menawarkan berbagai instrumen investasi seperti reksadana, pasar uang hingga obligasi.

  • Bareksa

Ada hampir 150 produk reksadana yang ditawarkan oleh Bareksa baik yang konvensional maupun syariah. Selain itu untuk mencapai target investasi penggunanya, Bareksa juga menyediakan tidak kurang dari 40 manajer investasi.

  • Stockbit

Rekomendasi terakhir adalah Stockbit dimana dalam aplikasi ini Anda bisa berdiskusi, menganalisis hingga belajar bagaimana cara trading saham yang benar. Berbagai fitur yang ada pada aplikasi ini juga akan sangat membantu untuk seorang pemula sekalipun.