Bantuan PPKM hingga Rp3 Juta per KK, Cara Ambilnya di BRI dan Mandiri

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang masih terus diperpanjang, karena adanya wabah COVID-19 ini, ternyata diiringi dengan upaya penyaluran bantuan sosial dari pemerintah pusat ke jutaan masyarakat Indonesia.

Pembagian bantuan tersebut sengaja dilakukan pemerintah dengan upaya membantu masyarakat yang membutuhkan dana penyebab dari pemutusan kontrak kerja.

Hingga saat ini, jumlah total bantuan yang diberikan oleh pemerintah tidak sedikit. Setiap Kepala Keluarga (KK) atau Keluarga Penerima Manfaat (KPM) akan mendapatkan uang tunai hingga Rp.3juta rupiah.

Walaupun jumlah uang tunai terbatas, namun nyatanya hal ini bisa menjadi sebuah manfaat besar bagi penerima. Apalagi pemutusan kerja sangat memberikan dampak terhadap ekonomi mereka.

Upaya pemerintah tidak sia-sia. Dalam setiap pembagian bantuan. Ada banyak jenis dengan berbagai target masyarakat yang bisa menerima bantuan uang tunai ini. Salah satunya melalui Program Keluarga Harapan (PKH) yang disalurkan oleh Kementerian Sosial (Kemensos).

Mengutip dari laman instagram resmi milik Kemensos @kemensosri bahwa hingga bulan September 2021 pencairan bantuan  PKH sudah memasuki pada tahap ke III.

Bagi penerima pengambilan atau pencairan bantuan uang tunai yang mencapai hingga Rp.3 juta itu, maka penerima bantuan bisa mengambil ke bank yang ditunjuk. Biasanya bank yang ditunjuk untuk pengambilan bantuan ini adalah bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (HIMBARA) seperti Bank BRI atau Bank Mandiri.

Baca Juga:  Pentingnya Digital Market Di Era Teknologi

Penerima bisa mengambil ke Bank yang ditunjuk dengan membawa persyaratan yang diberikan. Sebaiknya, penerima membawa persyaratan yang sesuai, sehingga saat sudah berada di Bank tidak ada yang tertinggal. Jika itu terjadi maka, akan memperlambat proses pencairan dana.

Pemerintah akan memberikan bantuan melalui program PKH sebagai upaya untuk bisa meringankan beban masyarakat selama masa pandemi Covid-19. Ditambah pemerintah yang juga terus memperpanjang masa PPKM level 1, 2, 3 dan 4 di berbagai wilayah di Indonesia.

Perlu diketahui, bahwa bantuan PKH ini merupakan program pemberian bantuan tunai bersyarat kepada keluarga yang kurang mampu. Mereka yang menerima bantuan PKH telah terdata pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan sudah memiliki komponen sebagai persyaratan yang ditetapkan sebagai peserta PKH.

Jenis Bantuan PKH

Dalam upaya meringankan beban masyarakat, pemerintah melakukan berbagai program. PKH menjadi salah satu program pemerintah dalam mewujudkan terlaksananya upaya pemerintah.

PKH mempunyai dua jenis bantuan yang bisa diterima masyarakat. Yakni, uang tunai dan beras 10kg dari Perum Bulog.

  1. Bantuan Beras
Baca Juga:  Cara Melakukan Trading Forex yang Benar

Kemensos bermitra dengan Perum Bulog dalam penyaluran beras seberat 10 kg/KPM yang ditujukan untuk 10 juta penerima bantuan PKH.

Penyaluran beras 10 kg ini juga disalurkan untuk 10 juta penerima Bantuan Sosial Tunai (BST), dan 8,8 juta penerima Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) atau dengan menggunakan Kartu Sembako yang sudah diberikan.

“Dengan bantuan beras, diharapkan memenuhi sebagian kebutuhan pokok para KPM yang terdampak pandemi,” ujar Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharani dikutip ZonaSurabayaRaya.Com (Pikiran Rakyat Media Network), Rabu 15 September 2021, dari laman resmi Kemensos.

  1. Bantuan Uang Tunai

Penyaluran dana bantuan uang tunai PKH ini sudah dilakukan sejak Bulan Juli 2021. Sementara itu, penyaluran bantuan PKH tahap IV akan dilanjutkan dan sudah diagendakan di bulan Oktober, November, hingga Desember 2021.

 

Pemerintah juga sudah menyiapkan dana sebesar Rp 28,31 triliun untuk bagi-bagi duit PKH. Berikut ini besaran bantuan penerima PKH 2021:

  • Ibu Hamil/Nifas menerima sebesar Rp 3.000.000 per tahun;
  • Anak Usia Dini 0 sd 6 Tahun menerima sebesar Rp 3.000.000 per tahun;
  • Anak SD/Sederajat menerima sebesar Rp 900.000 per tahun;
  • Pendidikan Anak SMP/Sederajat menerima sebesar Rp 1.500.000 per tahun;
  • Pendidikan Anak SMA/Sederajat menerima sebesar Rp 2.000.000 per tahun;
  • Penyandang Disabilitas berat menerima sebesar Rp 2.400.000 per tahun;
  • Lanjut Usia menerima sebesar Rp 2.400.000 per tahun.
Baca Juga:  10 Rekomendasi Aplikasi Edit Video Gratisan dan Tampak Profesional

Penerima Bantuan Sosial berupa Program Keluarga Harapan (PKH) dapat dicek secara online dengan mengakses cekbansos.kemensos.go.id sebagai informasi tambahan, bahwa penerima bantuan PKH ini harus terdata dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

Untuk bisa masuk daftar penerima bantuan PKH ini, maka masyarakat harus terlebih dulu melakukan pendaftaran. Selanjutnya, data akan diusulkan ke Kementerian Sosial. Jika hal itu sudah dilakukan, untuk mengetahui apakah Anda sebagai salah satu penerima bantuan PKH atau tidak, bisa Anda cek ke link cekbansos.kemensos.go.id.

Demikian pembahasan bantuan PPKM yang bisa Anda ambil di bank BRI atau Mandiri. Ingat bahwa bantuan ini tidak dipungut biaya apapun. Segera cairkan dana bantuan Anda untuk bisa merasakan manfaatnya.