Bantuan Modal Kerja Bisnis dan Usaha Kecil Menengah 2022

Bila Anda seorang pelaku usaha ada sebuah kabar gembira sebab pemerintah mengeluarkan program bantuan subsidi untuk modal usaha secara langsung. Untuk mendapatkannya Anda bisa mendaftarkan usaha yang dimiliki ke Dinas Koperasi maupun UKM di kota atau kabupaten setempat.

Persyaratan Umum Penerima Bansos UKM

Agar prosesnya lancar maka Anda perlu menyiapkan beberapa dokumen persyaratan seperti KK, KTP, Surat Keterangan Usaha yang bisa di proses di kantor desa atau kelurahan setempat. Selain itu siapkan pula nomer HP yang aktif untuk kemudahan dalam komunikasi guna mendapatkan bantuan modal usaha gratis tersebut.

Tentu ini menjadi angin segar bagi para pemilik Usaha Kecil Menengah atau UKM baik yang baru akan memulainya maupun yang sudah berjalan di tengah situasi pandemi seperti sekarang. Sebab dana Bantuan Sosial yang diberikan pemerintah ini diberikan secara gratis dengan proses yang tidak rumit.

Setiap usaha yang sudah terverifikasi dan dianggap layak maka akan mendapatkan bantuan sebesar 1,2 juta rupiah guna menambah modal usahanya. Akan tetapi hanya mereka yang pada tahun 2020 lalu yang belum mendapatkannya yang bisa mengajukannya untuk tahun ini.

Baca Juga:  Cara Dapat Kuota Gratis Indosat, Telkomsel, hingga XL: Bantuan Internet Kemdikbud

Tentu tambahan modal ini akan sangat dirasakan manfaat untuk para pelaku usaha mulai dari penjual mie ayam, warung nasi, warung ayam bakar, penjual bakso, penjual pakaian, dll. Akan tetapi bagi mereka yang memang layak namun sebelumnya sudah mendapatkan bantuan tersebut maka tidak bisa melakukan pengajuan untuk kedua kalinya.

Namun bagi mereka yang belum mendapatkan bantuan tersebut pada periode sebelumnya tentu ini bisa menjadi angin segar karena bisa segera melakukan pengajuan untuk periode ini. Seperti yang telah dibahas sebelumnya bahwa tentunya ada beberapa persyaratan yang wajib dipenuhi agar prosesnya bisa berjalan lancar seperti :

  • Tentunya mempunyai usaha baik mikro, kecil atau menengah yang dibuktikan dengan Surat Keterangan Usaha atau SKU yang bisa diurus melalui pemerintah desa setempat. Selain itu usaha Anda juga bisa didaftarkan langsung ke Badan Koordinasi Penanaman Modal.
  • Syarat yang tidak kalah penting selanjutnya adalah pemohon tidak sedang mengajukan atau mempunyai pinjaman atau terdaftar dalam program KUR / Kredit Usaha Rakyat.

Apabila kedua syarat tersebut telah dipenuhi maka setelah mendaftarkan diri Anda hanya perlu menunggu proses verifikasi dan validasi selesai. Informasi selanjutnya akan dikabarkan via nomer handphone yang Anda daftarkan, karenanya penting untuk menggunakan nomer yang aktif.

Baca Juga:  Mengenal Investasi Jangka Pendek: Jenis-Jenis dan Tips untuk Pemula

Untuk program ini sendiri, pemerintah telah menyiapkan anggaran mencapai 15,36 triliun rupiah dengan target 12,8 juta pelaku usaha yang akan menerima manfaat. Karenanya ada banyak para pemilik UKM yang mencari berbagai informasi mengenai cara pendaftaran dan pencairan bantuan tersebut. Untuk informasi lengkap tentang cara pendaftaran maupun pengecekan hingga pencairan bisa disimak pada pembahasan berikut.

Cara Mendaftarkan Usaha Agar Mendapatkan Bantuan UMKM

Bila pada periode sebelumnya Anda belum mendapatkan bantuan ini maka segera daftarkan pada periode sekarang melalui kantor koperasi di domisili setempat. Nantinya akan diberikan acara pembinaan bagi mereka yang telah menerima bantuan agar bisa memberikan gambaran penggunaan modal usaha tersebut.

Harapannya tentu agar bantuan yang telah diberikan bisa digunakan dengan efektif dan efisien dan bisa membantu memulihkan perekonomian yang terdampak pandemi. Selain itu bantuan modal usaha ini juga diharapkan bisa kembali meningkatkan produktifitas UMKM Indonesia. Beberapa persyaratan umum yang harus dipenuhi oleh pemilik usaha untuk kelancaran proses yaitu :

  • Pemohon adalah seorang warga negara Indonesia.
  • Mempunyai NIK yang dibuktikan melalui KTP.
  • Mempunyai usaha yang sedang berjalan maupun akan berjalan yang dibuktikan dengan adanya SKU atau Surat Keterangan Usaha. Dokumen ini sendiri bisa Anda urus melalui kantor desa maupun kelurahan sesuai domisili.
  • Pemohon tidak berkedudukan sebagai ASN, TNI/Polri maupun karyawan/BUMD.
  • Tidak mempunyai tanggungan kredit dari bank maupun terdaftar dalam program KUR atau Kredit Usaha Rakyat.
Baca Juga:  Investasi adalah Kegiatan Menanam Modal. Apa Saja Manfaatnya?

Dari beberapa persyaratan tersebut muncul sebuah pertanyaan bagaimana bila domisili KTP dan tempat usaha berbeda? Bila hal ini terjadi jangan khawatir lebih dulu karena Anda tetap bisa mengajukan permohonan untuk mendapatkan bantuan. Bila usaha Anda memang memenuhi persyaratan maka tidak ada masalah dengan proses pengajuan permohonannya, namun Anda diharuskan melangkapi beberapa data seperti :

  • Nomor Induk Kependudukan.
  • Nama lengkap dan tempat tinggal berdasarkan data pada KTP.
  • Bidang usaha.
  • Nomor telepon.
  • Nomor akun.

Cara Cek Bantuan BLT UMKM