ANDA Wajib Tahu Ciri dan Cara Menghindari Investasi Bodong

Istilah investasi kini sudah bukan merupakan barang yang asing lagi sebab salah satu instrumen finansial ini memang tengah hangat diperbincangkan di tengah masyarakat. Padahal beberapa waktu ke belakang orang menganggap investasi adalah untuk mereka yang mempunyai penghasilan besar saja, namun kini investasi bisa merambah banyak kalangan.

Hal ini tentunya tidak dapat terlepas dari semakin pesatnya perkembangan teknologi, hal ini membuat banyak orang yang mulai teredukasi secara finansial. Investasi umumnya berhubungan dengan penanaman modal dari seorang investor kepada sebuah perusahaan untuk mendapatkan keuntungan di masa depan.

Mengenal Investasi Bodong Dari Ciri-cirinya

Namun seiring dengan semakin tingginya minat masyarakat akan investasi juga membuat instrumen finansial yang satu ini sering disalahgunakan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Tentunya Anda juga sudah tidak asing pula dengan istilah investasi bodong bukan, investasi jenis ini juga sudah banyak memakan korban. Lantas bagaimana ciri investasi bodong serta cara menghindarinya?

Investasi sendiri merupakan sebuah instrumen finansial yang membutuhkan waktu dan proses untuk memperoleh keuntungan. Namun terkadang iming-iming untung dalam waktu singkat dari investasi bodong sering membuat banyak orang terlena dan justru menyebabkan kerugian yang tidak sedikit.

Ada berbagai contoh investasi bodong yang sudah berhasil diungkap maupun belum yang pernah terjadi di Indonesia. Salah satu contohnya adalah investasi MeMiles yang terjadi beberapa waktu lalu. Untuk itu kita perlu menambah lagi edukasi finansial agar tidak mudah tertipu oleh jenis investasi serupa maupun bentuk penipuan lainnya dalam investasi.

Baca Juga:  Begini Cara Daftar Bantuan BLT UMKM Senilai 2,4 Juta

Ciri Utama Investasi Bodong

Apabila kita kurang cermat dan hanya mengedepankan nafsu maka kita akan sulit membedakan investasi asli dan bodong. Sebab oknum dalam investasi bodong memang sudah menyiapkan berbagai strategi dengan rapi sehingga banyak korban sudah terpedaya. Untuk itu kita perlu mengetahui apa saja ciri utama dari investasi bodong, berikut 5 ciri investasi bodong yang harus Anda waspadai :

  1. Legalitasnya tidak jelas bahkan nihil

Lisensi perusahaan merupakan hal yang wajib Anda tanyakan maupun cari tahu, sebab dari sini kita akan tahu legalitas perusahaan dan rekam jejaknya. Perusahaan yang bergerak di bidang investasi tentunya haruslah legal dan mengantongi izin dari Otoritas Jasa Keuangan. Pastikan bila Anda ingin berinvestasi, perusahaan yang dipilih mempunyai legalitas yang jelas.

Selain OJK, ada Bappebti atau Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi yang berada di bawah naungan Kementerian Perdagangan yang mengawasi perusahaan investasi. Apabila perusahaan yang menawarkan Anda investasi namun tidak mengantongi ijin dari kedua lembaga tersebut sebaiknya Anda berhati-hati bahkan abaikan saja.

  1. Menawarkan keuntungan yang diluar nalar

Profit atau keuntungan dalam investasi berbanding lurus dengan resikonya, hal ini sudah pasti adanya. Jadi Anda patut mencurigai tawaran investasi dengan keuntungan berlipat dengan resiko yang minim. Abaikan semua janji manis yang ditawarkan dan fokuskan pada berapa banyak keuntungan yang ditawarkan, bila keuntungan yang ditawarkan terlampau tinggi maka waspadalah.

Baca Juga:  Daftar Aplikasi Saham Terbaik

Bahkan seringkali untuk membuat korbannya percaya, investasi bodong juga kerap menghadirkan klaim dari pesertanya yang mendapatkan untung besar dalam waktu singkat. Bila perlu risetlah pula orang yang memberikan testimoni tersebut, sebab keuntungan investasi bukanlah hal yang pasti dan tidak semudah itu didapatkan.

  1. Tidak ada kejelasan pada aset dasarnya

Sebuah investasi tentunya harus mempunyai aset dasar atau underlying aset yang jelas, jadi bila sebuah investasi tidak mempunyai kejelasan pada aset dasarnya maka itu indikasi investasi bodong. Sebagai contoh investasi saham mempunyai aset dasar berupa saham dimana dana investor yang digunakan untuk membeli saham akan diolah oleh manajer investasi untuk memperoleh profit. Sehingga disini kejelasan perputaran uang dapat diketahui, bila suatu investasi tidak memiliki hal ini sebaiknya tinggalkan saja.

  1. Tidak transparan

Sebagai seorang investor Anda berhak tahu kemungkinan resiko, profit, perpuatan dana serta berbagai informasi lainnya dari sebuah investasi. Sedangkan investasi bodong akan menutup-nutupi hal tersebut dan hanya memberikan janji atau omongan manis seputar keuntungan besar yang akan didapatkan.

  1. Diwajibkan mengajak investor baru serta menjual nama tokoh publik

Investasi bodong umumnya mempunyai sistem pembagian keuntungan yang tidak jelas serta begitu haus dalam menarik investor baru. Keuntungan yang didapatkan merupakan sebuah keuntungan semu karena berasal dari dana yang disetorkan oleh investor baru. Mereka juga tidak segan menggunakan nama besar dari tokoh terkenal mulai dari artis hingga pejabat negara untuk memperdaya korbannya. Dan sering kali tokoh tersebut bahkan bukan bagian dari mereka.

Baca Juga:  Definisi Investasi Saham: Manfaat, Risiko, dan Tips untuk Pemula

Cara Terhindar Dari Investasi Bodong

Sebenarnya bukanlah hal yang terlalu sulit untuk mengetahui sebuah investasi merupakan investasi bodong asalkan kita bisa berfikir dengan logis. Berikut beberapa cara terhindar dari investasi bodong yang bisa Anda terapkan :

  • Lakukan riset secara mendalam terhadap investasi mulai dari sistemnya, pengelolaan dananya, profit dan resiko hingga legalitasnya.
  • Untuk lebih meyakinkan, Anda bisa bertanya kepada rekan maupun saudara yang lebih paham untuk menghindari investasi bodong.
  • Jangan ragu meminta dokumen perusahaan yang terkait dengan legalitas, sistem investasi, profil, laporan keuangan hingga siapa saja yang ada di balik perusahaan tersebut.
  • Lakukan pengecekan legalitasnya di OJK baik melalui telp, email maupun website resminya.
  • Jangan terbawa nafsu dan kedepankan logika dan akal sehat serta kesabaran.

Itulah beberapa ciri dan tips terhindari dari investasi bodong, pada dasarnya tidak ada cara cepat mendapat keuntungan berlipat melalui investasi. Semua butuh proses dan modal serta pengetahuan yang cukup, jangan malas untuk menambah literasi finansial Anda agar terhindar dari investasi bodong maupun penipuan berkedok investasi.